Saya ingin bercerita, hari ini, hari minggu, dan saya ingat
tugas saya untuk menulis. Namun karena tak ada ide, jadi saya mencoba
menyelesaikan tugas kantor yang saya bawa pulang. Maghrib-pun tiba, saya ingat
lagi jika harus nulis sebelum jam 12 malam, teng! Dan lagi, ide tak kunjung
muncul. Hingga menjelang isyak, akhirnya ide pas-pasan itupun muncul (mayaan,
laah, dari pada nggak nulis).
Jadi ceritanya, tadi pagi (06/05/2018) setelah sholat Subuh,
Ummi saya berceriita (sedikit berkeluh) bahwa tadi malam banyak nyamuk. Karena merasakan
hal yang sama, sayapun akhirnya tertarik untuk ikut cerita tentang tidur saya
yang juga tidak nyenyak akibat banyaknya nyamuk yang tidak seperti biasanya. Abipun
juga ikut bercerita, tapi bukan masalah semalam yang banyak nyamuk, tapi
kejadian lucu dan gregetan akibat si nyamuk jika menempel dengan lemas setelah
serakah meghisap darah dengan perut gendut yang membuat si nyamuk terbangnya
menggunakan gaya Up and Down, haha. Tak lama, hingga sampai pada saya yang
tanpa alasan tertentu mengatakan bahwa si nyamuk yang suka menghisap darah itu
adalah nyamuk betina dan bukan nyamuk jantan, karena nyamuk jantan hanya
menghisap nektar layaknya serangga lainnya. Sontak, Abi berseru tak percaya,
yang membuat saya juga kaget akibat tak menyangka dengan respon Abi yang tak
pernah saya banyangkan sebelumnya. Lalu, benarkah nyamuk yang menghisap darah
itu hanyalah nyamuk betina?
Entah kalian sudah tahu atau belum, yang jelas saya juga
tidak sadar belajar pasal si nyamuk ini dari mana, hanya itu muncul begitu saja
(yang jelas pasti saya pernah mendengar dari seseorang di suatu tempat, karena
saya bukan anak ajaib, haha..), namun membuat saya tertarik untuk membahasnya.
Akhirnya saya meluncur ke www.faktakah.com,
dan berikut ulasan singklat yang manarik tentang nyamuk.
- Pertama. Memang benar, jika nyamuk betinalah yang suka menghisap darah, sedangkan nyamuk jantan menghisap madu dan nectar dari bunga.
- Kedua. Fakta kedua yang saya ketahui adalah, bahwa nyamuk suka menggigit orang yang memiliki darah golongan O, karena darah golongan O itu manis. (ini saya tahu dari fakta golongan darah, and my blood type is O).
- Ketiga. Saya sering mengatakan kepada Ummi jika saya tidak bisa tidur gara-gara nyamuk bahwa saya rela sodaqoh darah saya asal jangan berisik. Saya heran, kenapa nyamuk suka sekali terbang didekat kepala. Dan ternyata, alasannya karena nyamuk suka gas Karbondioksida (CO2) yang dikeluarkan oleh manusia atau hewan. Jadi, karena di kepala ada hidung dan mulut tempat keluarnya gas CO2 jadi pantas saja si nyamuk bettah terbang disekitar kepala kita (jadi mulia sekarang, kalau dengar suara nyamuk, tahan napas, tapi jangan lama-lama, takut koid, haha)
- Keempat. Saya kira, rasa gatal yang ditimbulkan akibat digigit nyamuk akibat bisa atau racun (ular, misalnya) tapi ternyata, itu bukanlah bisa nyamuk, tapi air liurnya.
- Kelima. Nyamuk memiliki pisau ditubuhnya bukan untuk menggigit, tapi membedah (hanyoo, siapa yang sadar nyamuk itu nggak gigit, tapi masih tetep bilang digigit nyamuk? A: ayas!), jadi setelah merobek kulit dengan cara menusuk dan menarik hingga menemukan urat yang tepat. Saking tajamnya, pisau tersebut dapat menembus baju, celana, rok, dan kain lainnya (Alhamdulillah, pisaunya kecil, kalo gede, bisa koid juga).
Mungkin, inilah ulasan sederhana yang saya tulis. Sebenarnya,
masih banyak, hanya saja, menurut saya, kelima ini adalah hal yang sering
dipertanyakan tapi kadang orang enggan untuk mencari tahu (kayak aku, haha).
Stay positive, and sampai jumpa di tulisan saya lainnya.
Allaah Bless you.
referensi: www.faktakah.com, bobo.id,grid.id, hello-pet.com







4 komentar
Oalah begitu toh. Saya belum pernah mencari tahu tentang nyamuk, thanks udah di kasih tahu. Hehe.
BalasHapusHAHA... kebetulaann mbak.....
HapusAku baru tahu kalo golingan darah O itu manis :v... Aku O juga btw wkwk
BalasHapusSayangnya cuma darahnya, dan belum tentu berlaku bagi yang puny😓
Hapus