Opini#3 Untuk R.A Kartini

muslimahdaily.net
Assalamualaikum, selamat datang di blog saya, dan selamat datang di Opini#3. Di Opini#3 ini saya akan memaparkan tentang opini beberapa teman saya yang saya minta untuk memberikan respon momen Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April.

Siapa yang tak kenal Ibu R.A Kartini. Kita telah dikenalkan kepada Ibu Kartini dalam pelajara IPS di  SD, Beliau adalah salah satu pahlawan wanita yang ikut berjuang dan membantu demi tercapainya kedamaian, keadilan, dan kemerdekaan di Indonesia. Meskipun pada tanggal 21 April tidak libur Nasional, namun hari kartini sering diisi dengan beberapa kegiatan yang dilakukan untuk mengenang  jasa beliau. Spesial, ya, karena tidak semua pahlawan mendapat peringatan nasional, bahkan sampai saat ini, bapak proklamator Ir. Soekarno pun tidak ada hari peringatannya.

Bukan hanya kaum wanita saja yang hormat dan berayukur atas dedikasi Ibu Kartini, bahkan kaum lelaki pun hormat atas jasa yang dilakukan oleh beliau. Hal itu terbuktindari respon opininyang sayabtanyakan kepada beberapa teman saya yang bukan hanya wanita tapi juga pria tentang "APA YANG KAMU SYUKURI IBU KARTINI MEMPERJUANGKAN EMANSIPASI WANITA". Respon pun beragam, bahkan muncul fakta baru yang real saya temukan bahwa kata "emansipasi wanita" hanyalah sebagai manipulasi. Berikut respon mereka (no edit, kecuali tulisan):

-Mabrura Fadhila A.: "Saya bersyukur meski banyak yang mencemooh perjuangan beliau waktu itu untuk mensejajarkan kaum wanita dengan pria tapi beliau tetap teguh pendirian dan bahkan tak ambil pusing dengan perkataan orang, mungkin klo waktu itu beliau menyerah, hari ini mungkin tak akan ada wanita yang duduk dipemerintahan, jadi gubernur, bupati, guru dll, hari ini mungkin wanita di indonesia akan berakhir di dapur, kasur dan sumur tanpa tau apa arti dari inflasi, demokrasi, dan si si si yg lainnya"

-Shufiatur Risqa U.: "Yang saya syukuri.. saya bebas bersekolah dan bekerja seperti sekarang 😁"

-Siti Ainiyah: "Alhamdulillah banget berkat perjuangan dan keberanian beliau kaum perempuan lebih dihargai, tidak seperti pada zaman dahulu  dimana perempuan hanya bertugas sebagai pengurus rumah saja, sekarang kita sebagai perempuan sudah bisa berkarya dan mewujudkan setiap apa yang kita impikan.

-Moh. Faiz Rahman: "Wajib bersyukur pada Tuhan, karna kehendak Tuhan, ibu kartini dijadikan perantara untuk memperjuangkan emansipasi wanita. Rasa syukur itu harus diterapkan oleh wanita2 jaman sekarang, dimana pendidikan sekarang tdk dibatasi untuk para wanita, semuanya setara dengan laki2. Dengan itu, wanita wajib menimba ilmu setinggi tingginya, yaitu agar wanita berkembang wawasan dan ilmunya, percaya diri, tidak takut, tidak buta pengetahuan, dan hikmah lgi yg didapat. Selain itu, wanita yg sudah mengetahui ilmu pengetahuan, akan tau bagaimana harus berinteraksi dengan org lain, tau bagaimana berpenampilan, tau bagaimana berturur kata yg baik, yaitu dengan adanya batasan2 yg memang sdh ditetapka  untuk para wanita oleh Tuhan. Kemudian yg terakhir, dengan ilmu pengetahuan, wanita tidak akan menyesali kalaupun nanti akan menjadi ibu rumah tangga, karena pekerjaan ibu rumah tangga itu adalah pekerjaan yg mulia, karena dengan menjadi ibu rumah tangga akan menjadi orang pertama yg mngajarkan hal2 yg baik kepada anak2nya yg nantinya anak2 itu akan menjadi harapan bangsa negara dan agama."

-Zulfatus Sakinah: "Saya bersyukur harga dan martabat wanita saat ini sudah tidak lagi diinjak" dan wanita juga lebih dihargai."

-Yuli Indriani: "Bersyukur karena kita sebagai wanita bisa melakukan beberapa hal yg sama dg para lelaki, misalkan jika para lelaki bisa berjihad, wanita pun bisa berjihad dijalan Allah, jika para lelaki bisa berdagang wanita pun bisa, jika lelaki bisa menjadi pengajar/pendidik wanita pun juga bisa menjadi pengajar/pendidik, *tapi* tdk boleh keluar dari batas yg sesuai dg fitrahnya wanita,, 🌹 harus ada batasan2nya juga sebagai muslimah. Contoh batasan2nya seperti halnya jika lelaki menjadi pemimpin wanita tidak bisa menjadi pemimpin, dalam keluarga saja jika yg memimpin adalah wanitanya maka musibah bagi keluarga tersebut. Ini adalah salah satu riwayat yg saya tau. =)  Jadi wanita tidak bisa beremansipasi dalam hal ini. Wallahua'lam bishowab."

-Iqomatur R: "Iya bersyukur karna berkat perjuangan beliau para wanita tidak bisa di pandang sebelah mata..dan berkat perjuangan beliau para wanita mendapat kesempatan yang sama untuk ikut andil dalam roda pemerintahan."

-Risvan Nur I. : "Menurutku, ibu kartini dalam perjuangan semasa hidupnya,dapat mengangkat martabat seorang wanita se Indonesia dan memperjuangkan untuk mendapatkan posisi teratas dalam artian (untuk menghormati dan selalu menghargai) calon calon Ibu se Indonesia."

-Imam Afandi S. : "Keren!"

-Choirul Anam: "Wanita tidak di rendahkantidak."

-Ahmadi: "Yang harus di syukuri Adalah persamaan hak dan tdak adanya diskriminasi ,
Dulu wanita tdak boleh sekolah tinggi, tpi skrang wanita boleh skolah stinggi-tingginya contohnya adek (Elok)."

-Rowman Yudhoyono: "Ibu kartini adalah figur seorang ibu yang berwibawa ,ramah dan nasionalis  religius.."

-Nurul Isnaini: "Saya bersyukur dengan adanya perjuangan RA Kartini dalam dalam emansipasi wanita dapat membuka peluang untuk wanita2 Indonesia lebih percaya diri dalam melakukan kegiatan2 berguna. Mengembangkan potensi dirinya tentunya demi Indonesia tercinta."

-Roviatun Nisa': "Membuktikan bahwa wanita itu kuat, tidak lemah!"

-Yudi: "Ya wanita itu, setidaknya lebih dimuliakan karena surga berada di bawah telapak kaki ibu."

-Abd. Qadir J.: "Ibu Kartini adalah teladan pologami."

-Yudi Y.: "Berbuat baik kepada orang lain dan menghargai apa yang dimiliki sebagai bentuk rasa syukur kepada anugerah yang diberikan Tuhan..ini bagus satu salah bisa menyelamatkan di dunia dan akhirat.1. Kehidupan dunia 2. Dan jadi bekal akhirat nanti."

-Ach. Syaqib H.M. : "Menurut ku dengan adanya emansipasi wanita yang digagas oleh ibu kartini hak2 wanita akhirnya bisa disuarakan."

-R. Aldimas S.S.M: "Dengan perjuangan ibu kartini menjadikan para kaum hawa bisa ikut serta dalam pembangunan negara dan kecerdasan bangsa.."

-Afif: "Bersyukur karna seorang wanita bisa melanjutkan pendidikannya setinggi mungkin sesuai yang di inginkan dan seorang wanita bebas berkarya, mengukir prestasi sesuai dengan kemampuannya,, tapi dalam emansipasi wanita tidak semuanya harus setara dengan laki laki, misalnya seorang wanita tdk ingin hamil krn takut ke ganggu aktivitasnya (ingin seperti pria)😁✌."

-Maskur: "Aku tak punya opini, maaf🙏 Aku hanya kasihan pada bunda kartini yang mencoba menjadi wanita sholehah, tapi malah hanya dilabeli pahlawan emansipasi wanita dan kesetaraan gender oleh hindia-belanda. Kadang memang catatan sejarah tidak sama dengan apa yang dicatat sejarah. R. Ajeng kartini sangat berjasa. Kemudian Orang barat mencelupkan budaya nya dalam pemberian gelar Emansipasi wanita."

Inilah respon dan tanggapan yang saya telah terima. Bagi diri saya sendiri, terimakasih yang setulusnya kepada beliau. Saya bisa belajar dengan baik bidang agama, akademik, dan non akademik. Selain itu, hal yang paling saya syukuri, Ibu saya, dan wanita-wanita yang saya cintai bisa terhormati.
Terlepas dari fakta apapun yang sebenarnya, niat Ibu Kartini adalah contoh niat yang mulia. Semoga, amal baik beliau dibalas Syurga oleh Allaah. Amiiin.

So, how about you, guys...☺ share, ya, Terimakasih.

1 komentar

My Instagram

@elfamahmukid